Muhri. Itulah nama saya. Seorang yang dilahirkan tanpa kehendak. Dalam catatan bertulis pensil di buku nikah, saya dilahirkan pada tanggal 22 01 1980. Saudara ibuku yang menulis di sana. Ibuku tak bisa baca tulis. Akan tetapi, karena cinta monyet yang tidak saya mengerti sampai kini, saya menulisnya 22 12 1979 pada masa SD dulu. Bapak seorang pekerja jasa potong rambut di Surabaya. Namanya Mohtar. Orang memanggilnya Mostar. Ibu seorang ibu rumah tangga yang setia menanti di Madura. Namanya Asma. Saya tertua dari lima bersaudara. Adik-adik saya berurutan bernama Rozekki (Dosen dan Penyair), Suilah (ibu rumah tangga), Muntiah (ibu rumah tangga), dan Murniyah (guru Bahasa Inggris).
Saat ini saya telah berkeluarga dengan istri bernama Suhartini (seorang guru bahasa Indonesia, perempuan yang pakai jilbab pada foto di atas) dan memiliki dua orang anak yaitu Abdullah Afaf Hamdani (kelas 2 SD, 7 tahun, laki-laki, gambar ada pada foto di atas) dan Alina Rahma (masih TK, 4 tahun, perempuan, tidak ada di foto karena tidak mau).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar